Workshop Penyusunan Renstra
08-11-2014 | 03:15:27 | Administrator, Website : http://www.pustakardok-metro.com

Metro (8/11), Lembaga Perguruan Tinggi akhir-akhir ini selalu dihadapkan pada berbagai tantangan eksternal dan internal. Pgs. Ketua STAIN Metro Mukhtar Hadi, M.Si menegaskan hal ini dalam sambutan pada acara Pembukaan ‘Workshop Penyusunan Renstra STAIN Metro Tahun Anggaran 2014’ yang dilaksanakan secara bertahap di Kampus STAIN Jurai Siwo Metro. Kegiatan workshop yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti Pegawai dan Dosen di lingkungan STAIN Metro dan beberapa perwakilan dari kampus lain.

“Contoh yang sifatnya konkrit, bahwa PT selalu dituntut mampu memahami kontekstualitas dari pencapaian visi yang diemban,” kata Ketua. Menurutnya, dinamika eksternal adalah bagian yang tak terpisahkan dari input untuk pembenahan program di PT.

“Kemampuan menerjemahkan visi dan misi lembaga dalam kontekstual inilah yang akan menunjukkan kampus sebagai lembaga pendidikan yang solid dan bisa bertahan,” tambahnya saat membuka kegiatan tersebut.

Di sisi lain, PT mempunyai problem terkait sumber daya manusia. Untuk itulah dipandang perlu adanya kegiatan-kegiatan yang sifatnya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Berbagai kejadian di luar telah memberikan informasi kepada kita agar kita jangan lagi berpikir primitif atau kembali ke masa lalu,” tegasnya.

Menurut Ketua STAIN Metro, organisasi harus mampu menempatkan orang sesuai dengan kemampuannya. Untuk itu, kegiatan-kegiatan seperti ini diharapkan dapat memberi kontribusi positif yang menyeluruh terhadap persoalan internal maupun eksternal.

“Kami juga mengajak beberapa kampus swasta lain untuk bersama-sama mengatasi berbagai persoalan besar secara bersama-sama,” tambahnya.

Selanjutnya, Ketua Pelaksana Kegiatan workshop mengatakan “Menyusun renstra itu tidak bisa sendiri-sendiri, ada tahapan dan harus mengacu pada berbagai peraturan dan tahapan yang sudah ada,” ujar dia.
Selanjutnya, pada tahap workshop lanjutan, rencananya rencananya akan menghadirkan narasumber dari Kabag Ortala Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, R.I., DR. Ainur Rofiq.