• Telp : 0725-47297, 41507
  • Fax : 0725-47296
  • Email : iainmetro@metrouniv.ac.id
Diposting oleh Tgl 25-09-2021 & wkt 10:57:26 dibaca Sebanyak 119 Kali

metrouniv.ac.id - Putri Swastika, Ph.D (Dosen Program Pasacasarjana IAIN Metro)

Saya pun tidak menyangka, Book Proposal yang dipersiapkan akhirnya terbit juga. Awalnya, saya enggan untuk mengirimkan Book Proposal ke Palgrave karena pernah ditolak. Ya, Book Proposal kami dengan topik yang sama ditolak oleh penerbit lain di Eropa. Padahal PIC penerbit tersebut kenal dengan co-author naskah buku kami, Prof. Abbas Mirakhor, dan mempunyai reputasi tidak setenar (tidak se-internasional) Palgrave. Jadi, kesimpulan saya setelah di-reject pertama kali bahwa Book Proposal ini memang kurang layak. Saya pun menjadi tidak percaya diri untuk mengirimkan Book Proposal ke penerbit lain.

Sampai ketika kami mendapat informasi bahwa Palgrave sedang membuka series Political Economy of Islam. Setelah mempelajari naskah-naskah yang terbit sebelumnya, Prof. Abbas Mirakhor meyakinkan saya bahwa naskah kami punya kualitas yang diinginkan penerbit. Saya pun menyusun Book Proposal tersebut. Dari website Palgrave, saya mendapatkan template book proposal dan kemudian penyusunannya dimulai. Isi dari Book Proposal yang pertama adalah soal novelty. Menurut saya, novelty pada sebuah buku sedikit berbeda dengan novelty pada jurnal karena buku mengedepankan kebaharuan konsep atau pengembangan ilmu pengetahuan, bukan metodologi, waktu atau kasus. Yang kedua, meski namanya proposal, namun harus dapat memvisualisasikannya secara detil dan konkret. Author harus mengisikan berapa halaman, berapa tabel dan gambar, berapa referensi, dan apakah akan menggunakan referensi lain yang memerlukan izin dari pihak eksternal (copyright). Intinya, naskah buku harus dipersiapkan dulu sebelum Book Proposal disusun. Setelah beberapa kali berkonsultasi dengan Editor in Chief di Palgrave, kami diperkenankan untuk memasukkan Book Proposal tersebut. Waktu itu, kami menerima kabar bahwa Book Proposal diterima sekitar 4-5 bulan setelah pengiriman Book Proposal.

Sekitar bulan Oktober 2020, Palgrave menawarkan kontrak penerbitan dan kesepakatan jadwal penerbitan yang harus disepakati bersama. Setelah tanda tangan kontrak, seorang project coordinator ditugaskan mendampingi kami dalam seluruh tahapan proses penerbitan. Project coordinator inilah yang terus mengatur author dan berkorespondensi dengan tim lain seperti desainer cover, marketing, dan tentunya production staff. Proses publikasinya ada 7 tahapan; mulai dari Type Setting, Proof Reading, Proof Sent, Proof Correction, Proof Feedback, Online Production, dan Printed Book Production. Jadwal selalu disepakati bersama dengan author, sehingga kami berupaya untuk tidak delay sebagai wujud komitmen dan profesionalisme. Pada bulan Maret, kami masukkan naskah sesuai dengan template dari Palgrave. Lalu bulan demi bulan, tahapan demi tahapan, kami kerjakan sesuai dengan jadwal. Hingga, naskah kami terbit menjadi sebuah buku tanggal 20 September yang lalu.

Alhamdulillah, buku kami “Applying Risk Sharing Finance for Economic Development” saat ini sudah terbit dan tersedia secara online dan hardcopy melalui pemesanan. Menerbitkan karya tulis ilmiah memang tidak bisa secara instan dan membutuhkan perjuangan ekstra. Bekerja keras untuk memenuhi komitmen sesuai jadwal dan kualitas yang ditentukan oleh penerbit membuat kami harus menahan istirahat. Saya pun terpaksa mengajarkan anak-anak alfabet menggunakan keyboard laptop karena ibunya menyambi mengerjakan naskah. Prosesnya panjang dan melelahkan, namun rewarding. Rewardnya bukan temporary saat buku itu terbit, tapi long lasting karena kehadiran buku tersebut mengemban suatu visi pengembangan ilmu pengetahuan.

Dan, semoga rekan-rekan sejawat di lembaga ini juga bersemangat untuk menulis demi mengembangkan ilmu pengetahuan. Meski jalannya panjang dan medannya berat, tidak serta merta itu menjadi alasan kita tidak ingin mencoba dan membuktikan sendiri bahwa semua orang bisa menerbitkan naskah pada penerbit internasional. Bukankah kehidupan itu hakikatnya sebuah perjalanan yang harus dilalui dengan kerja-kerja keras, cerdas, dan ikhlas jika ingin berhasil sampai ke tujuan... Wallahua'lam.

 

Berita Lainnya

Masukkan Komentar

RlGgk

Total Komentar (0)


Halaman :
Facebook Pages
 
Twitter