• Telp : 0725-47297, 41507
  • Fax : 0725-47296
  • Email : iainmetro@metrouniv.ac.id
Diposting oleh Tgl 21-04-2021 & wkt 06:33:17 dibaca Sebanyak 67 Kali

Dr. Siti Nurjanah, M. Ag. ( Rektor IAIN Metro)

 

Kesetaraan gender di wilayah domestik bagi suami istri adalah dalam rangka mewujudkan keseimbangan hidup dengan pasangannya. Demikian juga kesetaraan gender di wilayah publik juga untuk mewujudkan keseimbangan hidup antara kamu laki-laki dan perempuan dalam memperoleh hak-haknya dan menjalankan kewajiban-kewajiban mereka.

Ada kesalingan yang terbentuk di prilaku mereka.

Allah tidak membedakan-bedakan kesempatan hidup bagi laki-laki dan perempuan baik di dunia dan di akhirat. Karena sesungguhnya yang membedakan mereka di hadapan Allah hanyalah taqwanya. Jadi jangan sombong dan angkuh dalam hidup. Manusia tidak memiliki kekuatan apa-apa di hadapan Allah, kecuali Dia yang memberikan kekuatan itu. Jangan sia-siakan kesempatan yang diberikan kepada kita.

Teruslah berbuat kebaikan untuk sebuah perubahan, untuk sebuah kemajuan. Perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama dengan hadiah akal yang diberikan olehNya dan menjadi pembeda dengan makhluk lainnya. Akankah kesempatan itu kita sia-siakan? Selagi hayat dikandung badan teruslah berkarya untuk kemaslahatan orang banyak.

Perempuan sebagai istri di wilayah domestik dalam keluarga menjadi teman bagi suami dan menjadi muara kasih sayang bagi anak-anaknya, demikian juga laki-laki. Tidak ada yang membedakan perlakuan antara keduanya. Adanya kesalingan bagi keduanya justru akan menciptakan keharmonisan dalam rumah tangga.

Perempuan di wilayah publik juga memiliki kesempatan yang sama dengan kaum laki-laki. Kemampuan yang dimiliki oleh kaum perempuan harus diakui sebagai sebuah kelebihan bukan untuk menghambat kesempatan kaum laki-laki. Adanya kesalingan dalam melaksanakan tanggung jawab kerja menjadikan suasana kerja yang kondusif dan berkualitas.

Perempuan bisa berkarya adalah anugerah. Sebagai bukti keberhasilan proses pendidikan di dunia. Sebagai penyeimbang keberhasilan laki-laki. Karena kekuatan itu akan terukur ketika ada keseimbangan. Keseimbangan itulah kemudian akan memghasilkan kekuatan baru yang harus terus dipupuk sehingga menjadi kekuatan yang maksimal.

Perempuan harus kuat dan yakin akan kemampuan yang dimiliki. Jangan ragu untuk melangkah ketika telah memiliki landasan kuat sebagai dasar berbuat. Layaknya Khadijah RA istri Rasulullah yang kuat dan tegar mengikhlaskan seluruh hartanya demi tegaknya ajaran Islam yang didakwahkan oleh suami tercinta. Juga Aisyah RA Istri Rasulillah juga dengan gigih berjuang demi tegaknya ajaran Islam dengan menunjukkan kecerdasanya di mata dunia. Di Indonesia, Raden Ajeng Kartini dengan teori habis gelap terbitlah terang nya. Dewi Sartika yang juga gigih memperjuangkan hak-hak perempuan. Juga tokoh-tokoh perempuan dunia lainnya. Ini adalah kekuatan yang luar biasa bagi kaum perempuan.

Lalu masihkah engkau wahai kaum perempuan merasa tidak percaya diri, merasa tidak setara dengan laki-laki, merasa lemah, dan merasa-merasa yang lain yang menyebabkan dirimu terasing dari dunia kesetaraan ??? Tinggalkan itu semua. Sekarang sudah saatnya perempuan bangkit melakukan pergerakan dengan segenap kemampuan yang dimiliki untuk mengolah dunia. Karena manusia diciptakan di bumi ini diberi tugas untuk mengelola alam dengan baik agar tercipta kebaikan-kebaikan, bukan kerusakan. Melakukan inovasi dan kreatifitas untuk menjadikan alam berdaya guna dan berhasil guna sebagai sebuah kemaslahatan. Karena sesungguhnya orang yang berhasil hidupnya adalah mereka yang bisa menikmati kebahagiaan di dunia dan akhirat sa'idun fi al-dunya wa sa'idun fi al-akhirah. Dan orang yang gagal adalah mereka yang tidak pernah merasa bahagia dan tidak mensyukuri nikmat yang telah diberikan

Syaqiyyun fi al-dunya wa syaqiyyun fi al-akhirah   tsumma na'udzubillah.

 

Wallahu a'lam bi al-shawwab.

Tulisan ini dibuat di hari Kartini, bakda sahur, Rabu, 21 April 2021 M bertepatan dengan 9 Ramadhan 1442 H

 

Selamat Hari Kartini

Berita Lainnya

Masukkan Komentar

klMVJ

Total Komentar (0)


Halaman :
Facebook Pages
 
Twitter