• Telp : 0725-41507
  • Fax : 0725-47296
Diposting oleh Administrator Tgl 22-05-2014 & wkt 09:06:56 dibaca Sebanyak 2921 Kali

Pada saat STAIN Jurai Siwo Metro sedang berjuang untuk prosesi alih status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN), satu lagi seorang tenaga edukatifnya, yaitu Bapak Aguswan Khotibul Umam, MA  berhasil memperoleh gelar Doktor (Dr) di bidang Psikologi Pendidikan dari Program Doktor (S3) Psikologi UGM Yogyakarta.  Gelar tersebut diperoleh, setelah proses panjang yaitu selama 5 (lima) tahun menempuh studi  dan kemudian buah manis dari perjuangan tersebut yaitu ditempuhnya prosesi promosi doktor pada ujian terbuka yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 15 Januari 2014 di Auditorium G.100 Fakultas Psikologi UGM, Jam 10.00 ? 12.00 WIB. Tim Penguji pada Ujian terbuka tersebut yaitu:  Prof. Th. Dicky Hastjarjo, Ph.D (Ketua Program Doktor Psikologi UGM), Prof. Dr. Amitya Kumara, M. S. (Promotor), Dr. Wisjnu Martani, S.U. (Kopromotor), Prof. Dr. Asmadi Alsa, S.U (Penguji), Dr. Ratna Wulan, S.U. (Penguji), Dr. Murtini, S.U (Penguji), Taufik, S.Psi., M, Si, Ph.D (Penguji). Pada acara tersebut, dihadiri oleh Bapak Drs. M.Hariplish, MA, selaku Ketua Jurusan Tarbiyah STAIN Metro.

Judul Disertasinya yaitu ?Penguasaan Kosakata dan Motivasi Membaca Sebagai Mediator Pengaruh Pengajaran Membaca dan Lingkungan Literasi Keluarga terhadap Pemahaman Soal Cerita Matematika Pada Siswa Sekolah Dasar?. Kesimpulan dari Disertasi tersebut yaitu (1) Model teori yang dihasilkan dalam penelitian ini menggambarkan bahwa  pemahaman soal cerita matematika dapat dikembangkan melalui pengajaran membaca, lingkungan literasi keluarga, penguasaan kosakata dan motivasi membaca  dengan peran secara bersama-sama terhadap pemahaman soal cerita matematika sebesar 49,8%. Penguasaan kosakata berpengaruh paling kuat dengan peran nyata sebesar 23,4 %. Penguasaan kosakata yang tinggi membantu siswa dalam proses menerjemahkan secara skematik representasi dari soal cerita matematika, sehingga memudahkan proses perencanaan, pelaksanaan dan perhitungan matematika dengan benar; (2) Pengajaran membaca berperan nyata sebesar 13,3%. Pengajaran membaca melatih siswa untuk terampil dalam memprediksi isi soal cerita untuk diterjemahkan dalam estimasi hitungan matematika, mengembangkan ide-idenya untuk memahami maksud soal cerita, dan menemukan berbagai topik yang sama dalam penyelesaian soal matematika, (3) Lingkungan literasi keluarga berperan nyata sebesar 0,47%. Lingkungan literasi keluarga mendukung pemahaman soal cerita matematika siswa melalui  aktivitas baca-tulis dan aktivitas perhitungan matematika, proses pendampingan belajar dan penyelesaian tugas-tugas membaca dan penyelesaian soal cerita matematika, penyediaan sarana belajar membaca dan matematika serta  sarana-sarana edukatif lainnya yang memadai, (4) Faktor motivasi membaca terbukti tidak berperan nyata terhadap pemahaman soal cerita matematika berdasarkan uji statistik menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar dari probabilitas ≥ 0,05. Penelitian ini mengukur pada aspek motivasi membaca secara umum, sedangkan pemahaman membaca yang diteliti berkaitan dengan matematika. Hal ini dapat dijelaskan bahwa siswa akan melakukan aktivitas membaca bacaan pada teks matematika secara intensif karena didorong oleh faktor yaitu minat diri terhadap bacaan-bacaan matematika. Minat diri pada konteks ini, yaitu motivasi memahami bacaan pada teks-teks matematika dipengaruhi oleh minat dan kesenangan pada teks-teks matematika pada diri siswa, (5) Penguasaan kosakata berperan sebagai mediator pengaruh pengajaran membaca dan lingkungan literasi keluarga terhadap pemahaman soal cerita matematika, sedangkan motivasi membaca tidak berperan sebagai mediator  pengaruh pengajaran membaca dan lingkungan literasi keluarga terhadap pemahaman soal cerita, dan (6)Faktor pengajaran membaca, lingkungan literasi keluarga, dan penguasaan kosakata dapat dijadikan bahan acuan untuk optimalisasi peningkatan pemahaman soal cerita matematika pada siswa sekolah dasar. 

Rekomendasi yang dapat diberikan yaitu: (1) Kepada para guru bahasa Indonesia disarankan supaya meningkatkan pemahaman soal cerita matematika siswa dengan cara meningkatkan perhatian pada tiga dimensi pokok pengajaran membaca yaitu pola pengajaran membaca yang efektif, pengorganisasian kelas yang produktif, serta intensitas pada penekanan pemahaman membaca, (2) Kepada orangtua siswa disarankan supaya meningkatkan pemahaman soal cerita matematika pada anak-anak mereka dengan cara memperhatikan dimensi-dimensi lingkungan literasi keluarga yaitu (a) keterampilan awal anak dalam  membaca dan aktivitas membaca di keluarga yang dibiasakan sejak dini, (b) pendampingan belajar dan aktivitas baca tulis keluarga, (c) buku-buku bacaan  yang dimiliki orangtua dan yang dimiliki anak, dan (d) kebiasaan membaca orangtua, (3) Kepada para siswa disarankan supaya meningkatkan pemahaman soal cerita matematika dengan cara  meningkatkan keaktifan belajar membaca di sekolah dan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya lingkungan literasi keluarga sebagai sarana penting dalam mendukung peningkatan prestasi belajar siswa, dan (4) Kepada pengelola sekolah dasar disarankan supaya meningkatkan sistem pembelajaran yang integral antar mata pelajaran, terutama aspek pengajaran membaca dengan ilmu pengetahuan matematika. Di samping itu, lebih meningkatkan kerjasama dengan orangtua siswa dalam mengembangkan lingkungan literasi keluarga yang bersinergi dengan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Manfaat penelitian ini bagi masyarakat yaitu: (1) untuk pengembangan ilmu psikologi pendidikan tentang pemahaman soal cerita matematika siswa SD yang dipengaruhi oleh pengajaran membaca, lingkungan literasi keluarga, penguasaan kosakata, motivasi membaca; dan juga  tentang penguasaan kosakata dan motivasi membaca sebagai mediator pengaruh  pengajaran membaca, lingkungan literasi keluarga terhadap pemahaman soal cerita matematika, (2) memberikan masukan tentang pemahaman soal cerita matematika pada siswa SD yang dipahami berdasarkan teori keterlibatan dalam pemahaman membaca, dan ditemukan bahwa faktor pengajaran membaca, lingkungan literasi keluarga, dan penguasaan kosakata dapat dijadikan bahan acuan untuk optimalisasi peningkatan pemahaman soal cerita matematika pada siswa sekolah dasar. 

    Pada konteks pengembangan Ilmu pendidikan Islam, penelitian ini dapat digeneralisasikan pada pengajaran materi-materi pendidikan Islam dalam bentuk soal cerita yang berkaitan dengan perhitungan matemati seperti soal cerita pada materi ilmu waris, perhitungan zakat, penentuan arah kiblat dan materi-materi lainnya yang memerlukan perhitungan matematika.
Keberhasilan salah satu tenaga edukatif ini diharapkan  semakin memperkuat kriteria  STAIN Jurai Siwo Metro untuk dapat menjadi  IAIN, dan juga dapat mendorong para dosen STAIN Metro lainnya yang masih memiliki jenjang pendidikan S2 untuk dapat  meneruskan jenjang S3 dan pada dosen yang masih menempuh studi pada jenjang S3 untuk lebih Istiqamah dan penuh komitmen yang tinggi untuk segera merampungkan studinya dengan tepat waktu. Amien ya rabbal alamien.

Berita Lainnya

Masukkan Komentar

w5SPH

Total Komentar (0)


Halaman : 1